TULUNGAGUNG, Redaksi7.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Donomulyo, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, menggelar agenda Pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Buku 2025. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen desa dalam membangun kemandirian pangan berbasis potensi lokal, 05/02/2026.
Ketua BUMDes Donomulyo, Bapak Arydianto, dalam laporan yang disampaikan menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025, BUMDes Donomulyo memfokuskan program pada Ketahanan Pangan Desa, yang didukung alokasi minimal 20 persen Dana Desa tahun 2025 sesuai kebijakan pemerintah.
Dalam pelaksanaannya, BUMDes Donomulyo menjalankan tiga unit usaha utama yang seluruhnya diarahkan untuk mendukung ketersediaan pangan masyarakat desa.
Unit usaha tersebut meliputi ternak sapi potong sebagai upaya memperkuat kedaulatan pangan hewani, unit pertanian melalui pengelolaan lahan dan pengembangan komoditas seperti jagung serta bibit unggul, serta budidaya ikan lele yang menjadi salah satu pilar penguatan ketahanan pangan berbasis perikanan.
Agenda pembacaan LPJ ini dihadiri oleh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa Donomulyo, serta perwakilan Kecamatan Sendang yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa ketiga unit usaha BUMDes telah berjalan dan memberikan dampak positif sebagai wujud nyata upaya pemenuhan pangan mandiri di Desa Donomulyo. Program-program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada aspek usaha, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui keterlibatan warga dalam kegiatan produksi, pengelolaan, dan distribusi hasil.
Secara umum, program ketahanan pangan desa tahun 2025 di Desa Donomulyo ditargetkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan yang cukup, aman, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Melalui LPJ ini, BUMDes Donomulyo menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan unit-unit usaha berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa di wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.(Ania)
