Tulungagung, Redaksi7.com – Bupati Tulungagung menghadiri sekaligus memberikan arahan strategis dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tulungagung. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (08/01/2026) di Gedung Sabha Husada Bhakti, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, mulai dari jajaran SDM PKH Kabupaten, para Ketua Tim Kecamatan, perwakilan SDM TKSK, hingga SDM Rehabilitasi Sosial. Turut hadir pula Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Ketua Tim SDM PKH Provinsi Jawa Timur, serta jajaran pengelola PKH tingkat kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa PKH bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan program strategis pemerintah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
"PKH tidak hanya bertujuan meringankan beban keluarga penerima manfaat (KPM), tetapi juga memastikan akses yang lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial," ujar Bupati.
Beliau menekankan bahwa ujung tombak keberhasilan program ini terletak pada kualitas manusia yang mengelolanya. Menurutnya, koordinasi yang solid dan peningkatan kapasitas SDM adalah kunci utama agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata di lapangan.
Meski telah berjalan, Bupati mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama, di antaranya: Akurasi Data: Ketepatan data keluarga penerima manfaat. Efektivitas Pendampingan: Kualitas pengawasan dan bimbingan di lapangan. Kemandirian KPM: Upaya mendorong keluarga agar secara bertahap bisa keluar dari ketergantungan bantuan sosial (graduasi mandiri).
Bupati berharap melalui forum Rakorkab ini, dapat dirumuskan rekomendasi yang aplikatif dan solutif untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan seluruh SDM PKH untuk senantiasa menerapkan prinsip yang dipesankan oleh Menteri Sosial, yaitu “Bekerja, Bergerak, dan Berdampak”. Hal ini bertujuan agar setiap program yang dijalankan tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi menghasilkan perubahan hidup yang nyata bagi masyarakat Tulungagung.(ania)
