Tulungagung, Redaksi7.com – Memasuki tahun ketiga kolaborasi, RSUD dr. Karneni Campurdarat bersama Maxim resmi memperpanjang kerja sama strategis pada Januari 2026. Tidak hanya sebatas perpanjangan administratif, kedua pihak kini menghadirkan inovasi baru berupa booth layanan khusus Maxim yang ditempatkan secara strategis di area Instalasi Farmasi rumah sakit.
Langkah ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan layanan kesehatan yang modern, praktis, dan efisien bagi masyarakat. Kehadiran booth fisik tersebut memudahkan pasien maupun keluarga pasien yang ingin menggunakan layanan antar obat tanpa harus memahami penggunaan aplikasi secara digital.
Direktur RSUD dr. Karneni Campurdarat, dr. Rio Ardona, melalui tim Humas menyampaikan bahwa evaluasi selama dua tahun terakhir menunjukkan tingkat kepuasan pasien yang sangat tinggi terhadap layanan antar obat ini.
“Keberadaan booth Maxim di area rumah sakit merupakan peningkatan pelayanan yang signifikan. Kini pasien atau keluarga pasien tidak perlu bingung. Setelah menyerahkan resep, cukup datang ke booth Maxim dan petugas akan membantu proses pengiriman hingga selesai. Hal ini juga efektif mengurangi antrean di ruang tunggu farmasi,” jelas pihak Humas.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa layanan ini bersifat fasilitas tambahan bagi pasien tanpa adanya pengambilan keuntungan materiil dari tarif pengantaran. Seluruh biaya tetap mengikuti standar tarif resmi aplikasi Maxim yang dikenal terjangkau dan transparan.
Sebagai mitra penyedia layanan, Maxim Tulungagung mengapresiasi kepercayaan yang terus terjalin selama tiga tahun terakhir. RSUD dr. Karneni Campurdarat bahkan disebut sebagai salah satu pelopor rumah sakit di Indonesia yang secara resmi mengintegrasikan layanan transportasi daring ke dalam sistem pelayanan pasien.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Dengan adanya booth ini, kami menempatkan petugas khusus untuk membantu proses pendaftaran manual, terutama bagi pasien lanjut usia. Selain layanan antar obat, kami juga melayani pengiriman hasil laboratorium hingga distribusi darah dengan standar keamanan yang terjaga dan tarif kompetitif bagi masyarakat Campurdarat dan sekitarnya,” ungkap manajemen Maxim Tulungagung.
Kolaborasi antara teknologi digital dan kehadiran langsung petugas di lapangan menjadi wujud transformasi pelayanan publik yang lebih humanis. RSUD dr. Karneni Campurdarat menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada proses pengobatan, tetapi juga kenyamanan pasien setelah pemeriksaan selesai.
Bagi masyarakat Tulungagung, inovasi ini menjadi simbol perubahan positif dalam pelayanan kesehatan yang kini semakin mudah, cepat, dan sederhana. Pasien cukup menyelesaikan pemeriksaan, mendatangi booth Maxim, lalu kebutuhan medis akan diantarkan dengan aman hingga ke rumah.(Ania)

