TULUNGAGUNG, Redaksi7,com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memperkuat sinergi pelayanan publik dengan memperpanjang nota kesepahaman (MoU) bersama 16 instansi vertikal sekaligus meluncurkan tujuh inovasi pelayanan. Kegiatan tersebut berlangsung Senin (24/8/2026) dan dihadiri Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin beserta jajaran perangkat daerah dan perwakilan instansi mitra.
Ahmad Baharudin mengatakan, perpanjangan kerja sama merupakan bagian dari evaluasi sekaligus penguatan pelayanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulungagung.
“Harapannya tentu pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan semakin baik,” ujarnya.
Kepala DPMPTSP Tulungagung, Imroatul Mufidah, menyampaikan bahwa hingga semester pertama 2026, MPP telah melayani 10.285 layanan dari total 120 jenis layanan, dengan indeks kepuasan masyarakat berpredikat sangat baik.
Sebanyak 16 instansi yang memperpanjang kerja sama antara lain Polri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kantor Imigrasi Blitar, KPP Pratama, BNN, ATR/BPN, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, BPS, UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Jatim, BPOM Kediri, Taspen Cabang Kediri, Bank Jatim, dan Bank Mandiri Taspen.
Selain itu, Pemkab Tulungagung meluncurkan tujuh inovasi pelayanan, di antaranya Gitar Indah, Gerbang Investasi Tulungagung Terpadu, Sita Pintar, Moskling, Kita Disapa Disabilitas, dan Kliring IBM, serta satu inovasi pendukung lainnya.
Penguatan kerja sama dan inovasi tersebut diharapkan semakin menjadikan MPP Tulungagung sebagai pusat pelayanan publik yang cepat, mudah, inklusif, modern, dan terintegrasi bagi seluruh masyarakat.(Ania)
.jpeg)