Plt Bupati Tulungagung Tekankan Profesionalisme Dokter di Pelantikan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Tulungagung


Tulungagung, Redaksi7.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme bagi para dokter saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulungagung periode 2025–2028. Kegiatan tersebut digelar di Crown Victoria Hotel Tulungagung pada Sabtu (18/04/2026).

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa IDI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Peran tersebut mencakup upaya menekan angka kesakitan, meningkatkan ketepatan diagnosis dan pengobatan, serta memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.

Ahmad Baharudin juga menyoroti sejumlah agenda prioritas yang perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, di antaranya pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), percepatan penanganan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta pengendalian penyakit menular seperti tuberkulosis (TB) dan HIV.

Selain itu, ia mendorong para tenaga medis untuk lebih aktif dalam kegiatan promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan yang luas, termasuk dengan memanfaatkan platform digital. Para dokter diharapkan senantiasa berpegang pada kode etik dan standar pelayanan medis dalam menjalankan profesinya.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik harus dijaga melalui integritas serta konsistensi mutu pelayanan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi merupakan keniscayaan di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Ia berharap IDI dapat menjadi wadah pengembangan keilmuan yang mampu melahirkan tenaga medis yang unggul, profesional, dan adaptif.

Menurutnya, inovasi dan kemampuan beradaptasi sangat diperlukan agar masyarakat Tulungagung dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus mencari ke luar daerah. Ia juga mengingatkan bahwa profesi dokter tidak hanya dituntut dari sisi kemampuan klinis, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan.

“Empati, keramahan, serta kepedulian terhadap pasien adalah bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan. Namun demikian, kualitas layanan tetap sangat bergantung pada dedikasi dan profesionalisme tenaga medis sebagai ujung tombak pelayanan.

Menutup sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada pengurus IDI sebelumnya atas kontribusi yang telah diberikan, seraya berharap pengabdian tersebut menjadi amal yang berkelanjutan. (Ania)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama